Kandungan ion logam dalam suatu limbah dapat menghambat
aktivitas sel melalui sejumlah mekanisme yang terdiri dari perubahan konformasi
enzim, ikatan untuk transportasi dalam
sel dan mempengaruhi hilangnya integritas membran. Hal tersebut karena
menyebabkan kehilangan potensial membran dan terhalangnya rangkaian respirasi
akibat akumulasi ion logam.
Kultur Bakteri
Ion aluminium dan nitrat merupakan kontributor yang
signifikan dalam penurunan kualitas air dalam operasi bio-hidrometalurgi.
Konsentrasi aluminium yang dapat menimbulkan
dampak terhadap bakteri yaitu berada dalam rentang konsentrasi 2,7-10,7
g/ L, untuk jumlah bakteri acidophilic termasuk
ferrooxidans Thiobacillius. Konsentrasi tersebut tidak ditemukan peningkatan
lama fase lag, namun ditemukan bahwa periode pembelahan menjadi lebih lama dan
hasil seluler menurun. Efek aluminium sulfat mampu menurunkan laju reproduksi
sel terkait dengan peningkatan konsentrasi. Sedangkan nitrat mulai untuk
menghambat aktivitas T. ferrooxidans dengan konsentrasi sekitar 750 mg/L-1
tetapi sel-sel secara bertahap beradaptasi konsentrasi nitrat yang lebih tinggi.
Read More
Blight, KR., dan Ralph, DE (2008). Aluminium sulphate and
potassium nitrate effects on batch culture of iron oxidising bacteria. Hydrometallurgy
92 (2008) 130–134.

No comments:
Post a Comment